AlexiusLetlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

View : 9578 kali


Artikel
Kamis, 02 Juni 2016
Maleakhi 2:14
LGBT DALAM PERSPEKTIF IMAN KRISTEN
Pdt. Alex Letlora D.Th

LGBT DALAM PERSPEKTIF IMAN KRISTEN
Pendahuluan.

Lembaga keluarga yang didasari perjanjian antara suami-istri tidaklah bersifat statis. Berbagai perubahan yang terjadi di sekitar kehidupan suami-istri juga turut memberi pengaruh terhadap cara pandang mereka. Lembaga keluarga dibentuk Allah bagi manusia, maka kita dapat mengatakan bahwa perkawinan adalah sesuatu yang baik di mata Allah (Richards, 1985: 433). Perkawinan dan membangun sebuah keluarga bukanlah dosa, bahkan kita dapat mengatakan bahwa perkawinan yang diadakan Allah bagi manusia bersifat kudus. Bertolak dari pemahaman demikian maka manusia yakni laki-laki dan perempuan memiliki hidup yang bersumber dari Allah sehingga kehidupan yang dimiliki manusia senantiasa bermakna dalam kehadiran di hadapan Allah.

Allah menjadikan perempuan dari tulang rusuk laki-laki sebagai sebuah penyatuan antara laki-laki dan perempuan dengan sifat mutualistik. Dalam kisah penciptaan manusia, Allah yang berinisiatif, sehingga penciptaan manusia mengawali sebuah tugas yang dipercayakan kepada manusia. Dalam hal inilah relasi Adam dan Hawa merupakan relasi yang diarahkan untuk memenuhi, memanfaatkan dan memelihara alam semesta dalam sikap taat dan patuh pada-Nya.

1. Tentang Perkawinan

Perkawinan adalah peristiwa penting dalam kehidupan umat Israel karena melalui perkawinan terbentuklah keluarga. Peristiwa di mana laki-laki dan perempuan dipersatukan dalam ikatan perjanjian yang tidak hanya berdampak pada suami-istri tetapi juga di bidang lainnya. Misalnya menurut Robert Setio (2015: 13) penambahan jumlah penduduk dapat menjadi penting dalam mengelola ladang pertanian. Maka kelahiran anak disambut dengan gembira sebagai lawan dari kemandulan merupakan masalah besar (Setio, 2015: 13).

1.1 Menurut Perjanjian Lama
Laki-laki dan perempuan yang dipersatukan dalam perkawinan adalah persekutuan yang istimewa. Dalam konteks suami-istri keduanya bukanlah unsur yang bertentangan melainkan unsur yang saling melengkapi seperti dikemukakan oleh Worthington Jr, (1989:28) bahwa manusia diciptakan sebagai persekutuan yang intim dan produktif sehingga secara alamiah itulah keberadaan manusia. Artinya manusia tidak dapat menanggalkan hakekatnya sebagai manusia yang diciptakan dengan struktur yang responsif: ia dimaksudkan menjawab sabda Allah yang menyapanya (Dister, 2004: 98). Maka sebuah persekutuan antara suami-istri dalam lembaga keluarga sejatinya merupakan tanggapan atas cinta kasih Allah. Cinta kasih yang dinyatakan dalam damai sejahtera yang dalam arti absolut mencakup segala sesuatu yang berupa kebahagiaan manusia seluruhnya dan seutuhnya (Dister, 2004: 138).
Persekutuan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah perkawinan merupakan peristiwa yang istimewa. Letak keistimewaan sebuah perkawinan bertumpu pada hubungan perjanjian yang kudus sebab Allah terlibat di dalamnya. Janji dinyatakan dalam pengakuan bahwa pernikahan mereka dilaksanakan di hadapan Allah dan sesama. Kedua mempelai mengaku dan menerima pasangannya untuk tetap mengasihi dalam kelimpahan dan kekurangan, waktu sehat maupun sakit dengan tetap menekankan kesediaan atau janji untuk hidup kudus sampai kematian memisahkan mereka.
Kata perjanjian (covenant) dalam Perjanjian Lama memperlihatkan keistimewaan hubungan yang terjadi di antara pembuat janji sehingga pengingkaran terhadap janji merupakan kejahatan. Hal ini bertolak dari makna perjanjian itu sendiri sebagai tindakan di antara dua pihak yang bermanfaat bagi keduanya dan berusaha memenuhi kewajibannya menjaga perjanjian tersebut. Sebagai contoh dikemukakan dalam Maleakhi 2:14 demikian:
Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.

Samuelle Bacchiocchi (2001:23) mengemukakan bahwa penderitaan yang dialami oleh umat sekembalinya mereka dari pembuangan diakibatkan oleh ketidaksetiaan mereka terhadaap Allah. Ketidaksetiaan umat terhadap Allah diperlihatkan dalam ketidaksetiaan terhadap pasangan. Maka setiap penolakan terhadap istri seperjanjian adalah bentuk penolakan terhadap Allah. Tiga istilah khusus untuk istri dalam ayat 14 yakni istri masa mudamu, teman hidupmu dan istri seperjanjianmu menegaskan status istimewanya terkait suami demikian dikemukakan oleh Karman (dalam Setio dan Listijabudi (eds), 2015: 155).

Pada Maleakhi 2: 14 dikemukakan bahwa terdapat masalah dalam kehidupan umat setelah mereka kembali dari pembuangan. Tindakan Allah sebagai saksi sekaligus menunjukkan adanya peringatan terhadap suami yang tidak setia terhadap istri. Perjanjian menjadi penting dalam teks di atas sebab sebuah perkawinan senantiasa melibatkan Allah yang menjadi saksi. Istri seperjanjianmu, yaitu istri yang kepadanya suami mengikrarkan kesetiaan sehingga setiap upaya untuk tidak setia selalu menimbulkan permasalahan. Permasalahan yang muncul berkaitan erat dengan pemahaman tentang janji yang merupakan hal penting bagi suami-istri.
Pendapat di atas merujuk pada sifat khusus dan istimewanya sebuah pernikahan sehingga sekaligus memperlihatkan bahwa Allah tidak hanya menjadi saksi pada saat pernikahan tetapi untuk seterusnya (Karman, 2015: 143). Maka perjanjian antara suami-istri adalah perjanjian yang melibatkan Allah merupakan peristiwa penting berdasarkan hubungan perjanjian. Hubungan perjanjian yang dilandasi dengan kasih, memungkinkan janji menjadi bermakna dan tidak dimanipulasi. Hubungan perjanjian yang terjadi di dalam ikatan suami-istri adalah kudus karena Allah hadir sebagai bagian dari perjanjian.
Hal ini menegaskan bahwa mereka yang terikat dalam perjanjian harus mentaati isi perjanjian tersebut. Dengan memperhatikan makna perjanjian tersebut maka pada dasarnya suami-istri yang terikat dalam perjanjian senantiasa mentaati janji mereka. Artinya persekutuan suami-istri yang didasari dengan perjanjian adalah suami-istri yang merdeka untuk terikat dengan janji tersebut.
Dalam konteks pernikahan maka perjanjian yang dibangun antara laki-laki dan perempuan di letakkan dalam makna istimewa yakni menjaga dan mengamankan isi perjanjian tersebut. Dalam relasi demikian maka perjanjian bukanlah sebuah hukum yang bersifat menekan melainkan kesepakatan yang diterima dengan sukacita.
Relasi suami-istri bukanlah relasi atasan-bawahan tetapi sebuah persekutuan yang dipengaruhi makna perjanjian. Di sisi lain dapat dikemukakan bahwa relasi perjanjian ini bertolak dari inisiatif Allah dan bermuara kepada berkat kepada manusia yang dalam citra-Nya hadir dalam relasi dengan sesama (Mc Grath, 1997: 271). Maka hubungan perjanjian antara Allah-manusia juga mewarnai hubungan perjanjian antara suami-istri. Gagasan tentang hubungan suami-istri Kristen dan perjanjian Allah bertolak dari pemahaman bahwa Allah adalah Allah perjanjian dan umat adalah umat perjanjian.
Di dalam Kejadian 1:27 kata ish (laki-laki) dan isshah (perempuan) membedakan pria dan wanita untuk menggambarkan keunikan status manusia ciptaan Allah. Persekutuan laki-laki dan perempuan yang menjadi satu dalam kesatuan yang bersifat menyeluruh sehingga mereka menjadi intim dalam keterbukaan untuk berbagi pergumulan dan ketakutan sebagaimana mereka berbagi kegembiraan dan kemenangan (Olthuis, 1995: 566).

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. (Kej. 1:27)

Kirchberger (2007: 287) mengemukakan bahwa manusia mendapat makna utama dalam kebersamaan karena diciptakan menurut citra Allah sehingga pada intinya manusia adalah manusia dialogal atau sosial. Artinya bahwa manusia menjadi utuh dalam kesatuannya dan dalam hubungan dengan pasangannya. Hal ini penting sebab hanya manusia membutuhkan cinta dari orang lain supaya ia bisa berkembang sebagai pribadi yang bisa mencintai dan membutuhkan cinta. Istilah "meninggalkan" dan "satu daging" di Kejadian 2: 24 menunjukkan terbentuknya hubungan dialogal dan sosial tersebut.
Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.

Kata "meninggalkan" (ya`azobh) mengekspresikan hal yang biasa dilakukan laki-laki yakni meninggalkan ayah dan ibu untuk membentuk sebuah keluarga yang baru. Hal ini menunjukkan bahwa pasangan muda harus bergantung satu dengan yang lain dan kepada Allah untuk mengambil keputusan, dengan cara yang sama, pasangan itu harus menemukan sumber dukungan emosional di dalam diri pasangannya. Tanpa meninggalkan, mendirikan suatu kesatuan yang baru berada dalam bahaya (Saputra, 2005:84).
Seorang laki-laki yang meninggalkan dapat dipahami dalam kerangka kebersatuan yang total dan integral, menyeluruh dan menyangkut kehidupan seutuhnya. Apa yang dimaksud dengan satu daging? Bahasa Ibrani untuk satu daging adalah ekhad bassar artinya adalah satu tubuh, satu daging, satu aurat, satu kulit, bagian dari diriku, bagian dari kulitku. Maka, menjadi satu daging berarti sama-sama merasa senang jika disayang, tapi merasa sakit jika dilukai. Kata daging atau bassar mengindikasikan sesuatu yang mendasar tentang kemanusiaan (Richards, 1985: 282).
Hal ini berkaitan dengan mahluk hidup, relasi yang bersifat pribadi dan hubungan dalam keluarga yang sekaligus memperlihatkan kerapuhan manusia, demikian Richards (1985: 283).
Dalam konteks perkawinan maka menjadi satu daging menunjukkan adanya persekutuan yang intim dalam lembaga keluarga, adalah gambaran kesatuan secara badaniah dan rohani sebab kata bersatu menunjukan ikatan perkawinan yang Tuhan inginkan. Walaupun kata satu daging juga menunjuk pada kesatuan kegiatan seksual, namun artinya lebih dari itu. Saat Allah menciptakan laki-laki dan perempuan Allah menyatukan mereka dalam ikatan yang unik dan mendasar secara biologis dan rohani yang mencapai jiwa mereka yang paling dalam. Hubungan intim suami-istri bukanlah kegiatan seksual yang dibangun dengan pemahaman hak suami atau kewajiban istri dengan paksaan tetapi sebuah bentuk disiplin terhadap tubuh. Artinya semua keinginan daging harus berada dalam pengendalian yang sehat dan bermartabat serta bermuara pada pemenuhan keinginan bersama sebagai suami-istri. Ini jauh dari pengertian umum bahwa pernikahan hanya menyediakan seks yang sah bagi dua orang yang secara fisik saling tertarik. Tuhan menciptakan seks, tapi dia ingin hal itu menjadi suatu ekspresi yang indah dari kesatuan hati dan jiwa yang sudah ada. Jika kesatuan tidak ada, tindakan fisik tidak berarti, egois, dan eksploitasi.

Janji nikah yang diucapkan dalam ibadah merupakan janji yang dibangun berdasarkan hubungan perjanjian Allah dengan manusia. Janji suami-istri menemukan bentuknya yang istimewa dalam hubungan seksual yang didasarkan pada percaya dan bebas dari rasa takut (Mc Cluskey, 2004:90). Hubungan seksual suami-istri memerlukan syarat kematangan secara rohani dan hati yang mengasihi sebab tanpa itu hubungan seksual menjadi individualistik dan berorientasi pada kesenangan diri sendiri. Hubungan intim suami-istri bukanlah hubungan seksual yang dibangun dengan pemahaman hak suami atau kewajiban istri dengan paksaan tetapi sebuah bentuk disiplin terhadap tubuh. Artinya semua keinginan daging harus berada dalam pengendalian yang sehat dan bermartabat serta bermuara pada pemenuhan keinginan bersama sebagai suami-istri. Dalam konteks inilah sebuah perkawinan diposisikan sebagai tanggung jawab religius atau mitzvah (Mainlander, 1995: 72).

2. Tentang Perkawinan Sesama Jenis.
Perkawinan sesama jenis tetap menjadi kontroversi sebab di samping banyak yang menolak, tidak sedikit juga yang menerima. Terlepas dari kontroversi tersebut, informasi berikut menunjukkan bahwa arus perkawinan sejenis harus dipantau dengan sugguh-sungguh. Jauh sebelum Amerika melegalkan pernikahan sejenis, Belanda telah memulainya tahun 2001 lalu. Bahkan sejak tahun 1980, pembahasan mengenai hak-hak para homohuwelijk telah menjadi isu penting yang kerap disuarakan para aktivis gay di negeri Kincir Angin, di antaranya Henk Krol dan Gay Krant.
Dua tahun setelahnya, tepatnya 1 Juni 2003, langkah politik Belanda diikuti oleh negara tetangganya, Belgia. Berturut-turut kemudian, sejak 2005 hingga 2015, tercatat sudah ada 21 negara yang menempuh kebijakan progresif seperti Belanda dan Belgia: Spanyol dan Kanada (2005), Afrika Selatan (2006), Norwegia dan Swedia (2010), Portugal, Islandia, dan Argentina (2010), Denmark (2012), Brazil, Inggris, Prancis, Selandia Baru, dan Uruguay (2013), Skotlandia dan Luxemburg (2014), hingga Finlandia, Slovenia, Irlandia, Meksiko, dan AS (2015). Pada tahun 2011, Perdana Menteri Belgia terpilih kala itu, Elio de Rupo, bahkan mengakui bahwa dirinya adalah penyuka sesama jenis.

2.1 Alasan mereka yang mendukung Perkawinan Sejenis ialah
"Homoseks adalah anugerah Allah . Ini merupakan salah satu argumen yang diberikan oleh Troy Perry, seorang pendeta gay yang telah dikeluarkan dari Gereja Pentakosta, yang berkata, "Allah mengasihi setiap orang, termasuk orang homoseks; Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya; Ia menciptakan orang homoseks; oleh karena itu, homoseksualitas merupakan suatu "pemberian Allah".

Homoseksual bukanlah dosa yang mengakibatkan penghukuman dari Allah. Pendapat ini didasarkan atas anggapan bahwa hukuman yang diarahkan kepada pelaku penyimpangan seksual dalam surat-surat Paulus merupakan pendapat pribadi dari Paulus sendiri (1 Kor 7:25). Jadi pendapat Paulus yang menentang homoseksual tidaklah mengikat. Demikian juga dengan penafsiran atas Yesaya 56:5, bahwa sida-sida akan dimasukkan ke dalam kerajaan Allah.

Homoseksualitas adalah perilaku yang normal. Seorang teolog Indonesia yang mengatakan bahwa perilaku homoseksual adalah perilaku yang wajar dan tidak bertentangan dengan Alkitab adalah Iohanes Rahmat. Dalam artikelnya ia mengatakan :

"Tidak satu pun dari tujuh teks utama tentang homoseksualitas dalam kitab suci gereja yang telah dikupas singkat di atas mengutuk homoseksualitas dan perilaku homoseksual jika homoseksualitas ini dipahami sebagai suatu orientasi genetik seksual seseorang dan jika perilaku homoseksual ini dipandang sebagai suatu relasi homoseksual antar kalangan gay atau antar kalangan lesbian yang dibangun karena kesepakatan kedua mitra, yang dilandasi cinta dan dijaga oleh komitmen untuk membangun suatu persekutuan hidup yang langgeng...
Satu hal penting patut dicatat, bahwa perilaku homoseksual juga diperlihatkan oleh sejumlah binatang. Karena homoseksualitas pada binatang bukan timbul karena pola pergaulan yang tak bermoral, maka homoseksualitas pada binatang harus dipandang sebagai suatu pemberian alam, yang memperkaya kehidupan di Planet Bumi ini."
(freethinker)

Bertolak dari gagasan di atas nampak bahwa para penganut homoseksual mengakui bahwa mereka memerlukan pengakuan yang bertumpu pada argumentasi yang humanis. Pendekatan yang demikian secara implisit menunjukkan bahwa para penganut LGBT memiliki hak untuk menjalani gaya hidup mereka.

Ajaran Gereja tradisional tentang homoseksualitas adalah salah. Hal ini dikemukakan oleh seorang Profesor yang paling terkemuka, yaitu John Boswell melalui bukunya Christianity, Social; Tolerance and Homosexuality. Ia melancarkan argumen filosofis berdasarkan penelitian sejarah dalam usahanya untuk membuktikan bahwa ajaran gereja mengenai homoseksualitas saat ini adalah salah. Ia mengatakan bahwa homoseksual adalah perilaku yang normal.
Dan masih banyak lagi berbagai pendapat dan alasan dari pemikir Kristen sendiri yang membenarkan perilaku homoseksual. Mereka memandang bahwa homoseksual adalah perilaku yang wajar, normal, natural, anugerah Tuhan, tidak bertentangan dengan Alkitab, dsb.

2.2 Mereka Yang Menolak Perkawinan Homoseksualitas

Pertama-tama penolakan yang dilakukan oleh gereja arus utama (main stream) bertumpu pada hubungan perjanjian Allah dan Manusia. Hubungan perjanjian tersebut kudus dan itu berarti setiap bentuk lembaga perkawinan adalah kudus. Hal ini pula yang dikemukakan dengan gaya yang lain oleh Paulus, yakni seperti hubungan suami-istri (Ef. 5: 22-33)

Homoseksual ditentang oleh Tuhan
Praktik homoseksual tidak dapat dibenarkan Allah. Maka dari itu tetap salah jika seseorang mengatakan bahwa praktek homoseksual adalah akibat dari perkembangan zaman yang semakin modern, dimana ada alternatif untuk melakukan praktik homoseksual. Beberapa bagian Alkitab berikut menunjukkan bahwa homoseksualitas dilarang oleh Alkitab :
a) Kej 19:1-13: Dosa Sodom adalah dosa homoseksualitas. Kesimpulan ini diambil karena beberapa bukti, pertama, dalam pasal ini, kata Ibrani yadha berarti 'melakukan hubungan seksual`. Hal ini terlihat jelas ketika Lot menunjuk pada kedua anak perempuannya sebagai yang belum pernah "dijamah" laki-laki untuk meredakan emosi orang-orang Sodom. Tawaran anak-anak perempuan ini tentulah mempunyai konotasi seksual. Kedua, sepuluh dari dua belas kali kata yadha ini dipakai dalam Kitab Kejadian adalah menunjuk kepada hubungan seksual (lihat Kej 4:1,25). Ketiga, Yudas 7 mencatat dosa Sodom adalah dosa percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar. Tentulah 'ketakwajaran` ini menunjuk kepada dosa homoseksualitas masyarakat Sodom.
b) Imamat 18:22: melarang laki-laki bersetubuh dengan laki-laki. Secara lebih luas dan logis prinsip ini pastilah juga mencakup larangan terhadap persetubuhan antara perempuan dengan perempuan. Jadi ini mengindikasikan bahwa homoseksual sangat melanggar kekudusan, dan ditentang oleh Tuhan.
c) 1 Korintus 6:9-10: penelitian terhadap kata dalam bahasa Yunani malakoi (kata untuk banci) dan arsenokoitai (orang pemburit), menurut tradisi kedua kata ini dihubungkan dengan homoseksualitas. Kata-kata yang digunakan Paulus dalam 1 Korintus 6:9 sama juga dengan yang digunakan dalam 1 Timotius 1:10.
d) Roma 1:26-27: Alkitab mengatakan bahwa praktek homoseksualitas merupakan perwujudan nafsu yang memalukan, sesat dan mereka yang melakukannya dikatakan sedang melakukan kemesuman, sehingga mereka akan menerima balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

Homoseksual adalah akibat dari kefasikan
Di bagian Alkitab dikatakan bahwa karena dosa dan kebebalan manusia, Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab istri-istri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan istri mereka dan melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang tidak setimpal untuk kesesatan mereka (Rom 1:26-27).

3. Sikap Gereja Saat Ini.

Gereja perlu melihat permasalahan ini dengan baik sebab jika tidak diantisipasi gereja akan mengalami penumpulan. Penumpulan dalam bersikap bagi mereka yang menjalani kehidupan homo seksual. Gereja yang sungguh2 melayani adalah gereja yang 'membuka tangan` tanpa sifat permisif.

Hal yang paling penting adalah gereja memberi pengarahan kepada calon pasangan suami-istri untuk selalu menghayati peran mereka yang bertumpu pada 'tingkat derajat penyerahan diri`. Di samping itu kalau kita kembali pada hakikat perkawinan yang direncanakan Allah (Kej. 1:28) menunjukkan bahwa perilaku LGBT merupakan perlawanan terhadap rencana Allah yang lebih luas.

Sikap gereja yang menolak perilaku LGBT adalah sikap yang didasari pada pemahaman bahwa melawan kehendak Allah adalah melawan pada kebenaran-Nya, dan ini adalah arti dosa. Namun sekaligus gereja sebagai utusan Allah untuk mewartakan kabar baik, juga mewartakannya kepada setiap penganut LGBT.
Gereja sebagai persekutuan orang percaya memang memiliki tugas utama untuk mengasihi setiap orang berdosa.

Kesimpulan
Akhirnya yang menjadi pertanyaan mendasar tentang hal perkawinan sesama jenis dari perspektif Efesus 5:22-33. Dalam konteks inilah maka tantangan yang dihadapi oleh gereja dalam masalah perkawinan sesame jenis adalah tegas MENOLAKNYA namun merangkul dan mengasihi sesama.


Pdt. Alexius Letlora D.Th





Arsip Artikel:

Rabu, 07 Februari 2018
PERUBAHAN RELASI SUAMI-ISTRI(dalam perspektif koseling-pastoral)

Jumat, 10 Nopember 2017
YESUS MEMANG POPULER NAMUN TIDAK POPULIS

Selasa, 31 Oktober 2017
ILUSI, DELUSI DAN GPIB - Sebuah Refleksi Di Usia Ke-69

Rabu, 28 September 2016
PERANAN PASANGAN DALAM PELAYANAN GEREJA

Senin, 19 September 2016
REMBRANT, YESUS, KITA

Kamis, 25 Agustus 2016
MEMAKNAI PERAN SEKTOR PELAYANAN DALAM PERSPEKTIF KEBUTUHAN KELUARGA.

Kamis, 25 Agustus 2016
PERAN KELUARGA YANG MEWUJUDKAN MISI ALLAH DALAM PERSPEKTIF KEHADIRAN GEREJA

Jumat, 19 Februari 2016
GPIB DI TENGAH PERGUMULAN DAN TANTANGAN SOSIAL LOKAL HINGGA GLOBAL: PERSPEKTIF PASTORAL

Jumat, 11 Desember 2015
MEMPERLUAS MAKNA KEHADIRAN SUAMI-ISTRI

Jumat, 11 Desember 2015
10 Hukum Perkawinan Kristen

Arsip Artikel..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th
Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat Immanuel, Depok. Melayani selama 27 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 26 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.
MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN
TUJUAN KETERPILIHAN MANUSIA
SEPATU YANG BERLUBANG
`SUAMI-ISTRI YANG DIKAGUMI DAN DICINTAI`


Sub Kategori Artikel:

    Last Searches:
    bentuk pelayanan marturia dalam gereja pantekosta (1), gambar genggaman tangan ibu dan anak (1), Koleksi Foto model baju peneguhan sidi (1), Kotbah Kristen Peran Keluarga dalam pelayanan (2), maksud panggilan, dan pengutusan orang kristian (1), Pengertian tugas gereja dalam bersaksi (1), Pengutusan gereja di dunia antara harapan dan realita (1), 3 hal wujud keterlibatan dalam tugas gereja (1), 3 tanggapan gereja dlm pengutusan dan panggilan (1), 4 ciri pelayanan gereja dalam tugas melayani (1), 5 ciri khas gaya hidup bersaksi (1), 5 tugas gereja dan penjelasannya (1), 5 tugas tugas gereja dan penjelasannya (1), ajaran teologi keluarga (1), akex letlora paduan suara (2), alasan peneguhan sidi menggunakan baju putih (1), alex letlora (1), alex letlora menikah (1), Alexius LetloRA (12), alexius letlora.com (1), alexius letora (1), alexletlora.com (1), allah sebagai penuntun (1), analisa teologi keluarga (1), anything (1), apa yang dimaksud dengan gereja yang melayani (1), apa arti gereja yang bersaksi (1), apa arti gereja yg melayani (2), Apa artinya gereja yang melayani (1), apa hubungan orang yang dipanggil yesus dengan Gereja (1), Apa hubungan pembangunan dengan pelayanan gereja (1), apa itu Gereja yang melayani? (1), apa itu panggilan dalam hubungannya dengan pilihan dan pengutusan (1), apa maksud kristus menghadirkan gereja di dunia (1), apa pengertian melayani dan bersaksi (1), apa tantangan yg dihadapi gereja dalam pengutusannya ke dunia (1), apa yang di maksud gereja untuk melayani (1), apa yang dgn gereja yang melayani (2), apa yang di maksud dengan gereja yang melayani (1), apa yang di maksud gereja yang bersaksi (1), Apa yang dimaksud dengan gereja harus bersaksi (1), apa yang dimaksud dengan gereja melayani (2), apa yang dimaksud dengan gereja yang bersaksi (2), apa yang dimaksud dengan gereja yang melayani (1), apa yang dimaksud dengan tugas Gereja bersaksi (3), apa yang dimaksud gereja untuk melayani (1), apa yang dimaksud gereja yang melayani (1), apa yang dimaksud gerja melayani (1), apa yg dimaksud gereja yang bersaksi (1), apakah jemaat perlu bersaksi tentang Tuhan (1), apakah lukas dan KPR merupakan kesatuan (2), Apakah pengertian koinonia,marturia,diakonia?????? (1), arti bersaksi menurut alkitab (1), arti dari gereja yang bersaksi (1), arti gereja bersaksi (1), arti gereja yang bersaksi (3), arti gereja yang melayani (11), arti gereja yang melayani adalah (1), arti gereja yg melayani secara konkrit (1), arti greja yang melayani (1), arti kebersamaan dalam keluarga (1), arti melayani bo (1), arti missio dei (1), arti pegangan tangan ibu dan anak (1), Arti tugas gereja yang bersaksi (1), arti tugas gereja yang melayani (1), artikel David G Benner (1), artikel hal keci yang menjengkelkan peristiwa 11 september (1), artikel melayani gereja (1), artikel peran allah dalam keluarga (1), Artikel Rencana Allah untuk Kehidupan Keluarga (1), artikel seorang bapak yang baik (1), artikel tentang bersaksi dan melayani (1), Artikel Teologi Keluarga (2), astromenda (1), ayah dan ibu alesius (1), ayat alkitab tentang pelayanan dalam paduan suara (1), ayat emas untuk peneguhan sidi (1), ayat yang menunjukkan allah membenci perusak hubungan (1), BAB 7 Gereja yang bersaksi (1), bagaimana gereja menyatakan tanda tanda kerajaan allah (1), bagaimana jemaat memberikan kesaksian melalui marturia (2), bagaimana peran kaum bapak terhadap negara (1), bagaimana seharusnya perilaku Pasangan Pendeta (1), bagaimana tugas gereja dalam bersaksi (1), bagaimana tugas greja dalam bersaksi (1), bahan khotbah pkb (1), bahan khotbah untuk yg angkat sidi (1), baju peneguhan sidi (3), baju putih sidi GPIB (1), baju sidi orang kristen (1), baju untuk peneguhan sidi jemaat (1), balung kere (1), bentuk gereja yang bersaksi (4), Bentuk jemaat bersaksi dgn tuhan (1), bentuk konkret gereja yang bersaksi (1), bentuk konkrit gereja yang bersaksi (1), bentuk pelayanan gereja (2), bentuk pelayanan gereja dalam hal bersaksi (1), berlubang sepatu (1), bersaksi gereja (1), bersaksi agar jemaat bertumbuh (2), Bersaksi dalam gereja (1), BERSAKSI MENURUT ALKITAB (1), bersaksi sebagai insan gereja (1), biasanya sidi memakai baju (1), blog alexius letlora (2), blog pdt alexius letlora (3), blogspot alexletlora (1), bunda genggam tangan mu nak (1), cara keluarga mewartakan kerajaan allah (2), Catatan khotbah untuk persekutuan pelayan (1), Ciri gereja melayani allah yg bersifat (1), ciri khas pelayanan gereja (1), ciri" koinonia (4), ciri-ciri bersaksi yang baik (1), ciri-ciri pelayanan Gereja (1), ciri-ciri pengajaran warga jemaat bersifat partisipatif (1), citra allah dan lgbt (1), contoh doa pengutusan misi (1), contoh gambar pasangan kristen (1), contoh gereja yang bersaksi (1), contoh khotbah ibadah syukur sidi baru (1), Contoh narasi paduan suara (1), contoh peristiwa menjengkelkan dirumah (1), contoh peristiwa yang menjengkelkan (1), Contoh renungan peneguhan sidi baru. (1), Contoh renungan syukuran peneguhan sidih (1), daftar lagu koor untuk tugas minggu pertama (1), dalam persekutuanmu dengan Tuhan jerih lelahmu tidak sia-sia maknaya (1), dasar kepemimpinan kristen oleh Pdt. Eka Darmatera (1), di panggil untuk bersaksi renungan (2), diakonia gereja yang melayani (1), dianggap tidak waras (1), doa paskah oleh pdt alex letlora (5), Doa peneguhan sidi (2), Doa peneguhan sidi baru (1), Doa Pengutusan (1), doa pengutusan gereja (1), doa renungan sidi baru (1), doa selesai peneguhan sidi (1), doa ucapan syukur peneguhan sidi (1), etika kepemimpinan kristen (1), figur bapak dalam hidup sebagai keluarga Allah (1), foto genggaman tangan bayi dengan ibunya (1), foto nikah kristen (1), foto pernikahan kristen (1), foto sepatu sidi (1), fungsi dan peran nyanyian dalam ibadah (1), fungsi pdt fungsi penatua dan fungsi diaken (1), gamabar poto tangan bayi sedang di genggam (1), Gambar baju untuk peneguhan sidi (1), gambar gengaman tangan ibu dan tangan anak laki laki (2), gambar genggaman tuhan (1), gambar kata suami istri kristen (1), gambar pernikahan kristen (1), gambar seorang genggaman tangan (1), gambar tangan anak menggenggam tangan mama (1), gambar tangan bunda dan anak nya (1), gambar+yesus+tangan+genggam+ (1), genggam tangan bunda nak (1), genggaman seorang ayah (1), genggaman tagan pada bAYG (1), genggaman tangan (1), genggaman tangan anak (1), genggaman tangan ibu (1), genggaman tangan malam (1), gereja bersaksi (5), Gereja bersaksi melalui? (1), gereja dalam konteks rasul paulus (1), gereja di tempatkan allah untuk (1), gereja dipanggil dari kepada teang yang ajaib dan diutus untuk apa (1), gereja dipanggil untuk bersaksi (1), gereja dipanggil untuk bersaksi tujuannya adalah (1), gereja hadir sebagai tanda kerajaan allah (1), gereja harus berorientasi (2), gereja harus bersaksi (3), Gereja harus bersaksi(marturia)ialah (1), gereja melayani (7), gereja menyatakan tanda tanda kerajaan Allah (1), gereja menyatakan tanda-tanda kerajaan allah (1), gereja sebagai fungsional (1), gereja sebagai keluarga mini (1), gereja tanpa marturia pada dasarnya mati (1), gereja yan melayani m karatem (1), gereja yang bersaksi (32), gereja yang bersaksi (martyria) (2), gereja yang bersaksi dan di melayani dunia (1), Gereja yang bersentuhan dengan dunia ini (1), gereja yang bertumbuh, melayani dan bersaksi (1), gereja yang fungsional (1), gereja yang melayani (27), gereja yang melayani adalah (1), gereja yang melayani adalah gereja yang (1), gereja yang melayani dan bersaksi (3), gereja yang memberi (4), gereja yang persekutuan dan melayani (1), gereja yangbersaksiialah (1), gereja yg bersaksi (3), Gereja yg bersaksi adalah (1), gereja yg bersaksi disebut (1), gereja yg melayani (4), gereja yg melayani-ciri' pelayanan dalam gereja (2), gmbr ank sedang menggemgam tgan ibunya (1), gmbr hati dlm genggaman (1), greja harus bersakasi tugas ini sering disebut (1), Greja yang melayani (1), greja yg bersaksi dan melayani (1), hakekat kepemimpinan kristen (1), hakikat etika kepemimpinan kristen (2), hakikat kepemimpinan kristen (2), hal kecil yg sangat menjengkelkan (1), hambatan bersaksi di jemaat (1), happy anniversary 10th buat suami dalam kristen (1), Homoseks adalah anugerah Allah. Ini merupakan salah satu argumen yang diberikan oleh Troy Perry, se (1), hotba peneguhan sidi (1), HOTBA PENEGUHAN SIDI (1), hotbah peneguhan sidi (1), HOTBAH SIDI (1), hotbah sukuran sidi (1), hotbah untuk sidi baru (1), http://alexletlora.com/index.php?ipage=117 (1), http://alexletlora.com/index.php?ipage=53 (4), http://alexletlora.com/index.php?ipage=84 (5), http://googleweblight.com/?lite_url=http://www.alexletlora.com/index.php?ipage%3D322 (1), http://www.alexletlora.com/index.php?ipage=270 (1), http://www.alexletlora.com/index.php?ipage=53 (7), http://www.alexletlora.com/index.php?ipage=84 (4), hubungan antara jemaat dan gereja (1), hubungan komunikasi pembangunan dalam pelayanan gereja (1), hubungan paduan suara dengan alkitab (1), hukum perkawinan kristen (1), hut 33 pelkat pt (1), ibadah minggu bukan konser (1), ibadah minggu bukan lah konser (1), ibadah paduan suara yang unik (1), index artikel menjengkelkan (1), inspirasi jalan salib (1), inspirasi kristen tangan yg berlubang (1), janji Allah kepada Gereja para rasul (1), jawaban arti kristus menghadirkan gereja di dunia (1), jelas iman adalah jawaban atas pangilan allah (1), jelaskan apa artinya gereja yang melayani (1), jelaskan apa yang dimaksud gereja yang melayani (1), jelaskan mengapa gereja tanpa marturia atau kesaksian pada dasarnya telah mati (2), jelaskan pengertian tugas gereja persekutuan, pelayanan, kesaksian, (1), jemaat bersaksi di gereja (2), jemaat yang bersaksi (5), jemaat yang bersaksi bagi Tuhan (1), jemaat yang melayani (5), Jemaat yg melayani (1), jerih lelahmu didalam tuhan tidak sia2 (1), jerih lelahmu tidak sia-sia (3), jerih lelahmu untuk Tuhan tidak ada yang sia-sia (1), judul setiap jalan salib yesus (1), karya Allah dalam gpib (1), kata-kata pengutusan tentang doa untuk dunia (1), katekisan adalah (1), keadilan yang tidak memandang muka (1), kecil dan menjengkelkan (1), kehadiran gereja untuk bersaksi adalah (1), kejadian 3:9 merencanakan kehadiran gereja (1), keluarga sebagai gereja mini (1), kemerdekaan keluarga kristen (1), kenangan bersama katekisan (1), kendala kehadiran kebaktian di sektor gereja (1), Kepemimpinan Kristen (1), Kepemimpinankristen (1), kesaksian jemaat tentang kebaikan Tuhan dalam jemaat (1), kesaksian pelayanan diakonia (1), Kesaksian,pesekutuan,melayani (1), ketegangan dalam gereja katolik tentang misi (1), khitbah peneguhan sidi baru (1), khotba peneguhanbsidi (1), khotba syukur pemuda kristen atas selesax peneguhan sidi (1), Khotbah tentang peneguhan sidi baru kristen (1), Khotbah anggota sidi baru (1), khotbah angkat sidi (1), Khotbah badai hidup (1), khotbah bagi sidi baru (1), khotbah bersaksi (1), Khotbah bersaksi tanpa bersuara (1), khotbah bersama dalam melayani (2), khotbah ciri-ciri gereja yang bersaksi (1), khotbah dipanggil untuk bersaksi (1), khotbah geraja menjadi berkat (1), khotbah gereja yang bersaksi (6), khotbah gereja yang melayani (1), khotbah gereja yg melayani (1), Khotbah GKJ: Awan menjadi tudung, api menerangi malam (2), khotbah hut bapak (4), khotbah hut pelayanan kategorial perempuan ke 65 (1), khotbah hut pkb (4), khotbah HUT Seorang Bapak (2), khotbah ibadah peneguhan sidi (1), Khotbah ibadah syukur sidi baru (1), khotbah jemaat yang bersaksi (1), khotbah katekisan (3), khotbah kej 1-27-28 (1), khotbah kristen gkjw peneguhan sidi baru (1), khotbah kristen kaum bapak (1), khotbah kristen memberdayakan umat untuk melayani (1), khotbah kristen tema bersaksi (1), khotbah kristen tentang peneguhan sidi (1), khotbah kristen ttg ibadah syukur (1), khotbah kristen ttg peneguhan sidi (1), khotbah kristen ttg sidi baru (1), khotbah kristen untuk peneguhan sidi (1), Khotbah Kristen untuk peneguhan sidi baru (1), khotbah lukas 8:21 (1), Khotbah Mazmur 150; 1- 6 (1), khotbah mengenai bersaksi dan melayani (1), khotbah mengenai menjadi jemaat yang melayani (1), Khotbah minggu tentang kelurga dan peneguhan sidi (1), khotbah orang sidi (1), khotbah pelayan yang bersaksi dalam gereja (1), khotbah peneguhan keluarga (1), khotbah peneguhan sidi (74), khotbah peneguhan sidi baru (12), khotbah peneguhan sidi jemaat (6), khotbah peneguhan.sidi (3), khotbah peneguhan.sidi naru (3), khotbah pengutusan ysng di berkati (1), khotbah pentakosta tentang gereja diutus menjadi saksi kristus (1), khotbah penutupan pelayanan (1), khotbah peran seorang aysh ditengah keluarga (1), khotbah pkb (1), khotbah prngutusan pendeta (1), khotbah selesai peneguhan sidi (1), khotbah sidi (9), Khotbah Sidi Baru (3), khotbah sidi jemaat (1), khotbah singkat untuk katekisan (1), khotbah syukur peneguhan sidi (8), khotbah syukur sidi (1), khotbah syukur sidi jemaat baru (4), khotbah syukuran sidi jemaat (1), khotbah tentang bersaksi (1), Khotbah tentang doa syukur sidi (1), khotbah tentang jemaat yang bersaksi (1), khotbah tentang orang muda yang sidi (1), khotbah tentang paduan suara (4), khotbah tentang paduan suara atau memuji Tuhan (1), khotbah tentang peneguhan sidi (9), khotbah tentang penutupan pelayanan (1), khotbah tentang tri tugas gereja (1), khotbah tri panggilan gereja (1), khotbah ttg peneguhan sidi (1), khotbah ulang tahun bapak (3), khotbah ultha pkb (1), khotbah untuk anak yang angkat sidi (1), khotbah untuk ibadah syukur sidi baru (1), khotbah untuk pelayanan paduan suara (1), khotbah untuk peneguhan sidi (1), khotbah untuk peneguhan sidi baru (12), khotbah untuk persekutuan bapak kristen (1), khotbah untuk persekutuan paduan suara (1), khotbah untuk sidi (6), Khotbah untuk sidi baru (1), Khotbah untuk yang sidi (1), khotbah*peneguhan sidi (1), Khotbah, I Petrus 2 : 1 - 10 Memberdayakan umat untuk melayani (1), Khotbah, I Petrus 2 : 5, Memberdayakan umat untuk melayani (1), khotbah: ciri-ciri wanita yang bersaksi bagi tuhan (1), khotbahtentangsepatu (1), kisah ayah mengantar anaknya sekolah (1), kliping tentang kesaksian gereja (1), koinonia dalam perspektif keluarga (1), koinonia sebagai ciri khas pelayanan gereja (1), Kotba ibadah bapa dan pemuda (1), kotbah jemaat bersaksi (1), kotbah jemaat yang melayani (1), kotbah kebaktian syukur sidibaru (1), kotbah kristen : memberdayakan umat untuk melayani (1), kotbah mengenai peneguhan (1), kotbah peneguhan (1), kotbah Peneguhan SIDI (2), kotbah sidi (1), kotbah sngkat sidi (1), kotbah ttg pengutusan (1), kotbah tugas pelayanan di greja (1), kotbahsyukurpeneguhansidi (1), Kristus di tengah badai di danau Galilea karya rembrandt van rijn (1), kualitas kesaksian dalam persekutuan (2), KUALITAS SEORANG PEMIMPIN MUDA DALAM ALKITAB (1), kuasa pentakosta (1), kudusnya hidup (1), lagu sidi pemuda (1), lagu pengutusan umat ketebusan (1), lagu tentang gereja yang bersaksi dan melayani di dunia (1), LGBT dalam prospektif iman kristen (1), lukas dan KPR merupakan kesatuan (2), maha kuasa Allah (1), makalah dari kosuke koyama (1), makalah gereja yang bersaksi (2), makalah perintah adil dan bertanggung jawab (1), makna berdaksi dan meyakini (1), Makna bersaksi dimiliki gereja (1), makna etika kepemimpinan kristen (1), makna gereja yang bersaksi (1), makna greja yang bersaksi (1), makna kenyamanan dalam menggenggam tangan (1), makna panggilan dan pengutusan gereja (1), makna pelayanan dan kesaksian oleh gereja GPIB (1), makna pengutusan gereja (1), makna pengutusan tuhan (1), maksud dan tujuan panggilan dan pengutusan gereja (1), Maksud dari bersifat partisipatif warga jemaat (1), maksud dari gereja yang bersaksi (1), maksud dari gereja yang melayani.? (2), maksud gereja dipanggil untuk bersaksi adalah (1), maksud gereja yang melayani (2), maksud gerja yang bersaksi (1), maksud pelayanan gereja tidak bersifat individual tetapi kolektif (1), malam refleksi peneguhan sidi (1), marturia berperan untuk (1), marturia,koinonia,diakonia gpib (2), masalah saat pemilihan pelayanan gereja (1), melayani adalah keharusan Yesus (1), melayani dalam jemaat (1), melayani dan bersaksi dalam kasih (1), melayani di dlam jemaat (1), memayu hayuning bawono (3), membangun gereja yang melayani (1), membangun paduan suara (1), membangun pelayanan bersama pasangan hiduo (1), memberdayakan umat untuk melayani jemaat dalam gereja (1), membina paduan suara gereja (1), mengapa gereja bersaksi (2), Mengapa gereja di sebut sebagai bersaksi (1), Mengapa gereja disebut bersaksi (1), mengapa gereja disebut sebagai bersaksi (1), mengapa gereja harus melayani dunia (1), Mengapa gereja harus melayani? (1), mengapa gereja itu harus melayani (1), mengapa keluarga disebut gereja mini (1), mengisi kemerdekaan dalam kristus (1), menguatkan genggaman tangan (1), meningkatkan kehadiran kaum bapak (1), Menjadi gereja yang melayani (1), menjadi jemaat yg bersaksi (2), menjafi seorang pelayan warga (1), menjelaskan hakikat kepemimpinan kristen (2), merdeka adalah (1), merdeka dalam Tuhan yesus (1), mewujudkan kesatuan keluarga dalam ikatan kasih (1), misi Gereja dalam KPR (1), misi seorang bapak yang baik (2), model baju peneguhan sidi (2), model baju putih untuk acara sidi (1), model baju untuk peneguhan sidi (4), motivasi pemimpin kristen adalah kasih (1), nehemia 9:21 (1), nengapa gereja harua melayani ? (1), nikah kristen (1), nyanyia mazmur (1), orang bertumbuh melalui bersaksi (1), paduan suara agape gpib immanuel bekasi (1), paduan suara kebenaran (1), pandangan paulus mengenai gereja adalah umat Allah (1), panggilan dan pengutusan gereja (5), panggilan dan pengutusan gereja yang ideal (1), Panggilan gereja untuk mau dan terus memberitakan perbuatan perbuatan allah yang besar, nampak dalam (1), panggilan greja bersaksi dan melayani (1), panggilan untuk paduan suara gereja (1), pangilan sebagai orang kristen (1), para diaken dan penatua harus pasangan suami istri (1), pdt alexius letlora (2), pdt. alex letlora (1), pelaksanaan di dalam keluarga sebagai gereja mini (1), pelayan yang memberdayakan, kristen (1), pelayanan dan kesaksian dalam perspektif (1), pemahaman para teolog mengenai puji-pujian sebagai anugerah (2), pembangunan jemaat (4), Pembinaan bagi Pelayan Tuhan (1), pembinaan istri pendeta (1), pembinaan penatua dan diaken (1), pemimpin yang baik menurut kristen (1), pemimpin yang bisa diandalkan oleh Tuhan (1), Pemuda nekat, idealis (1), penatua dan pasangannya (1), pendeta alex letlora (1), peneguhan sidi dengan pakaian berwarna putih (2), peneguhan sidi gpib (1), peneguhan sidi terjadi (1), Penerapan kepemimpinan kristen dalam Amsal 17:7-10 (1), pengalaman tentang keterlibatan umat di dalam gereja seperti koor (1), Pengertian dari gereja yang melayani (1), pengertian dari manusia bersaksi dan melayani dalam kristen (1), pengertian gereja dan pengutusan gereja (1), pengertian gereja harus bersaksi,gereja harus melayani (1), pengertian gereja melayani (1), Pengertian gereja secara fungsional (1), Pengertian gereja yang bersaksi dan melayani di dunia (1), pengertian gereja yang melayani (4), pengertian gereja yg melayani (2), pengertian marturia atau kesaksian menurut alkitab (2), pengertian panggilan dan pengutusan gereja (1), pengertian pemimpin berpengharapan baik (1), pengertian tugas melayani dalam gereja (1), pengutusan gereja dalam dunia (1)

    Kategori Utama: Artikel (40), Catatan Refleksi (68), Download Materi (2), Khotbah (160), Photo Keluarga (34)