AlexiusLetlora.com
Doa adalah percakapan dengan Tuhan dan kesediaan untuk meng'amini' kehendak-Nya. Tetaplah 'bicara' dan setialah 'mendengar'. Itulah DOA.

View : 73 kali


Artikel
Selasa, 31 Oktober 2017
Roma 12: 2
ILUSI, DELUSI DAN GPIB - Sebuah Refleksi Di Usia Ke-69
Pdt. Alex Letlora

ILUSI, DELUSI DAN GPIB - Sebuah Refleksi Di Usia Ke-69
Hadirnya GPIB selama 69 tahun di tanah air tercinta - Indonesia adalah anugerah yang tidak terbatas pada kelembagaan namun mengkristal dalam usaha mewujudkan damai-sejahtera. Perjuangan untuk terus menjaga identitas sebagai umat Allah dalam perjumpaan dengan dunia membuat GPIB terus menjaga komitmen menghadapi pergumulan yang akan terus berlangsung.
GPIB hadir di tengah arus dunia yang mengusung penawaran yang bersifat kapitalisme-materialstik yang berujung pada tawar menawar tentang keselamatan sehingga ibadah ritual tidak menemukan perjumpaan dengan ibadah sosial. GPIB yang hadir di tengah masyarakat demikian adalah GPIB yang memberi tanggapan atas karya Allah secara bertanggungjawab. Hal ini penting sebab manusia dalam tawar-menawar tentang nilai kehidupan sangat mudah terperosok dalam ilusi yakni pengamatan yang tidak sesuai dengan penginderaan. Manusia yang dikuasai oleh ilusi akan menganggap bahwa daun berdesir adalah suara orang menangis, atau bunyi detik jam seperti detik bom waktu. Dalam bagian ini akan terlihat bahwa manusia mengamati secara keliru dan tidak sesuai dengan panca indera. Inilah ilusi kehidupan yang dihadapi oleh GPIB untuk terus menegaskan bahwa Allah bukan ilusi. Ketika Allah dipahami sebagai ilusi maka tingkat kedewasaan iman perlu terus mengalami pembaruan (bdk. Roma 12: 2)
Gereja ini bukan sesuatu yang hanya diangan-angan, tetapi menukik pada persoala-persoalan kemanusiaan yang kongkrit di pos pelayanan, desa, kabupaten, propinsi. Gereja ini terus bergeliat untuk menunjukkan bahwa kehadirannya tidak menawarkan ilusi tentang keselamatan namun menguraikan keselamatan sebagai karya Allah dalam berbagai kiprahnya sejak 1948.
Di sisi lain manusia terseret arus kuat mengalami delusi yakni kesalahpahaman seseorang yang serius tentang apa yang terjadi. Dengan kata lain, kesalahpahaman tentang apa yang mereka lihat, dengar, atau pikir. Orang yang delusi sangat memegang keyakinan yang tidak rasional dan tidak realistis yang sangat sulit untuk berubah, bahkan ketika orang itu dihadapkan pada bukti yang bertentangan dengan khayalannya. Orang awam biasanya menganggap delusi sebagai “paranoid” di mana orang yang delusi merasa curiga berlebihan dan terus-menerus terhadap konspirator yang “akan mencelakainya”. Manusia dengan delusi akut tidak akan menerima kebenaran sekalipun dengan bukti-bukti. Dalam pusaran masyarakat yang demikianlah GPIB hadir untuk terus mewartakan damai sejahtera. Dalam kerangka mewartakan damai sejahtera maka GPIB-pun perlu menjaga dan merawat kesehatannya sendiri agar tidak terpapar oleh virus ilusi dan delusi yang bergerak masif dewasa ini.
69 tahun adalah rentang waktu yang telah mendewasakan seba terus ditempa oleh kehadiran manusia yang mengalami ilusi dan delusi. Gereja ini hadir untuk menyatakan bahwa damai sejahtera bukanlah karena tanpa masalah tetapi damai sejahtera karena Allah ada. Dititik inilah GPIB akan terus melayani dalam kekuatan penyertaan Allah. Selamat HUT GPIB. Jerih lelahmu tidak pernah sia-sia. Immanuel.


Pdt. Alexius Letlora D.Th





Arsip Artikel:

Jumat, 10 Nopember 2017
YESUS MEMANG POPULER NAMUN TIDAK POPULIS

Rabu, 28 September 2016
PERANAN PASANGAN DALAM PELAYANAN GEREJA

Senin, 19 September 2016
REMBRANT, YESUS, KITA

Kamis, 25 Agustus 2016
MEMAKNAI PERAN SEKTOR PELAYANAN DALAM PERSPEKTIF KEBUTUHAN KELUARGA.

Kamis, 25 Agustus 2016
PERAN KELUARGA YANG MEWUJUDKAN MISI ALLAH DALAM PERSPEKTIF KEHADIRAN GEREJA

Kamis, 02 Juni 2016
LGBT DALAM PERSPEKTIF IMAN KRISTEN

Jumat, 19 Februari 2016
GPIB DI TENGAH PERGUMULAN DAN TANTANGAN SOSIAL LOKAL HINGGA GLOBAL: PERSPEKTIF PASTORAL

Jumat, 11 Desember 2015
MEMPERLUAS MAKNA KEHADIRAN SUAMI-ISTRI

Jumat, 11 Desember 2015
10 Hukum Perkawinan Kristen

Selasa, 13 Oktober 2015
KEPEMIMPINAN KRISTEN

Arsip Artikel..

Mengenai Saya:

Pdt. Alexius Letlora D.Th
Saya adalah Pendeta di GPIB Jemaat Immanuel, Depok. Melayani selama 27 tahun sejak desa Baras (Sulawesi Barat). Istri Conny Alma Letlora - Sumual, menjadi pendamping yang turut terlibat mendorong saya untuk semakin bertumbuh dalam pelayanan.
Kami diberkati 26 tahun yang lalu dan dikaruniakan anak-anak,  Linkan, Kezia dan Andrew sebagai anugerah Tuhan kepada kami. Kami sekeluarga bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan dalam hidup kami.
MAJU TERUS BERSAMA YESUS SEBAB DALAM PERSEKUTUAN DENGAN-NYA JERI LELAH KITA TIDAK PERNAH SIA-SIA.
Popular:


HIDUP BERPENGHARAPAN DI TENGAH MASA SULIT
MAKNA KEMATIAN YESUS (Jumat Agung)
TUJUAN KETERPILIHAN MANUSIA
GEREJA YANG MELAYANI DAN BERSAKSI - DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN JEMAAT
SEPATU YANG BERLUBANG
KONFLIK DALAM KELUARGA KRISTEN
`SUAMI-ISTRI YANG DIKAGUMI DAN DICINTAI`


Sub Kategori Artikel:

    Last Searches:

    Kategori Utama: Artikel (39), Catatan Refleksi (68), Download Materi (2), Khotbah (148), Photo Keluarga (34)